Cara Mengendalikan ATV di Jalur Berbatu dan Berlumpur: Tips Singkat Sebelum Anda Ngegas.

10 Tempat Wahana ATV Bandung Yang seru dan Menyenangkan

Melihat deretan motor ATV (All-Terrain Vehicle) bersiap di tepi hutan pinus Cikole Lembang memang memancing antusiasme. Namun, bagi Anda yang baru pertama kali mencoba, wajar jika ada sedikit rasa gugup. Pertanyaan seperti “Bagaimana kalau terbalik?” atau “Susah tidak sih gasnya?” pasti terlintas di pikiran.

Sebenarnya, mengendarai ATV jauh lebih mudah daripada yang Anda bayangkan. Kendaraan beroda empat ini pabrik rancang khusus untuk menjaga keseimbangan secara otomatis.

Meskipun demikian, Anda tetap memerlukan teknik dasar agar perjalanan melintasi jalur berlumpur dan berbatu khas Cikole tetap aman dan epic. Oleh karena itu, Ratu Kreasi Indonesia merangkum 5 tips singkat mengendalikan ATV khusus untuk pemula.

1. Atur Postur Tubuh (Kuda-Kuda)

Pertama-tama, posisi duduk Anda sangat menentukan keseimbangan kendaraan. Saat melewati jalan tanah yang rata, duduklah dengan rileks dan nikmati pemandangan.

Namun, ketika Anda menghadapi jalur berbatu atau guncangan keras, angkat sedikit bokong Anda dari jok (posisi setengah berdiri) sambil menekuk kedua lutut. Dengan cara ini, kaki Anda akan berfungsi sebagai suspensi alami untuk meredam benturan, sehingga punggung Anda tidak terasa sakit.

2. Mainkan Gas dengan Lembut, Jangan Mengentak

Selanjutnya, mari kita bahas soal kecepatan. Tuas gas ATV umumnya tidak diputar seperti motor biasa, melainkan ditekan menggunakan jempol kanan.

Aturan emasnya adalah: tekan tuas gas secara perlahan dan konstan (diurut). Jangan pernah mengentak gas secara tiba-tiba karena ATV bisa melompat liar ke depan. Selain itu, hindari menarik tuas rem depan terlalu keras saat melaju kencang agar tubuh Anda tidak terpelanting melewati setang.

3. Trik Menaklukkan Tanjakan Berbatu

Ketika jalur mulai menanjak dan penuh batu, momentum adalah kunci utama. Sebelum ban depan menyentuh tanjakan, tambahkan sedikit kecepatan dari bawah.

Kemudian, condongkan badan Anda ke depan (mendekati setang) agar beban berpindah ke roda depan. Tujuannya, mencegah ban depan terangkat (wheelie). Sebaliknya, saat Anda melewati turunan curam, condongkan badan ke belakang dan gunakan rem secara halus bergantian agar ban tidak selip.

4. Jangan Panik di Kubangan Lumpur!

Hutan Cikole sangat terkenal dengan kubangan lumpurnya yang menantang, terutama setelah hujan turun. Jika ban ATV Anda masuk ke dalam lumpur tebal, hal terpenting adalah jangan panik lalu mengerem mendadak.

Sebaliknya, tahan tuas gas tetap stabil dan biarkan roda pacul ATV bekerja menggaruk tanah liat tersebut. Bahkan, jika ban terasa selip (berputar di tempat), goyangkan setang ke kanan dan kiri secara ritmis. Gerakan ini membantu ban menemukan pijakan tanah yang lebih keras di bawah lumpur.

5. Selalu Ikuti Jalur dan Arahan Marshal

Terakhir, jangan mencoba menjadi pahlawan dengan membuat jalur sendiri di luar rute yang sudah tersedia. Pasalnya, pemandu lapangan (Marshal) dari Ratu Kreasi Indonesia sudah memetakan jalur mana yang paling menantang namun tetap 100% aman untuk dilewati.

Jika Anda merasa tersangkut di batu besar atau ragu melewati sebuah rintangan, jangan memaksakan diri. Segera angkat tangan Anda, dan Marshal kami akan langsung berlari membantu menarik atau mengarahkan ATV Anda.


Siap Menaklukkan Trek Cikole?

Kesimpulannya, bermain ATV di Cikole Lembang adalah tentang bersenang-senang dan menantang keberanian diri Anda sendiri. Setelah Anda mengantongi lima teknik dasar ini, rasa takut Anda pasti sudah berubah menjadi rasa penasaran yang menggebu.

Apakah Anda sudah siap memakai helm, kotor-kotoran, dan memacu adrenalin di tengah rimbunnya hutan pinus?

Hubungi admin Ratu Kreasi Indonesia sekarang juga untuk mengamankan slot petualangan ATV Anda minggu ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *